Virtual Private Server (VPS) adalah computer virtual yang bertidak sebagai server untuk data dan aplikasi, website, dan hosting. Penamaan VPS bisa berbeda-beda, Amazon menyebutnya ECS ( Elastic Container Service), Alibaba Cloud menyebutnya ECS (Elastic Compute Service), keduanya memiliki fungsi yang sama dengan VPS.

VPS sebagai hosting/server untuk website memang sedikit lebih kompleks untuk mengaturnya, tidak semudah web hosting biasa yang kita tinggal pakai. Tetapi untuk performa, VPS yang terkonfigurasi baik, perfomanya jauh lebih bagus daripada shared web hosting. Walaupun mirip, setiap provider VPS mempunyai istilah dan fitur-fitur yang berbeda. Artikel ini akan membahas tentang bagaimana cara memilih ECS yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan di Alibaba Cloud.

Jenis ECS Alibaba Cloud

1. Shared atau Burstable

Jangan samakan shared ECS atau instance dengan shared web host. Pada shared web host, semua website dipasang dalam 1 cpu yang sama yang berbagi resource secara langsung. Sedangkan shared ECS/VPS memang berbebagi resources juga dengan yang lain, tetapi sudah dalam satu blok yang ekslusif. Jadi pada shared VPS/ECS kita memiliki root akses, dan pemakaian yang jauh lebih bebas.

ECS Burstable instance
ECS Burstable instance

Burstable artinya cpu boleh memakai kapasitas CPU lain dalam waktu yang singkat. Ketika sebuah CPU memerlukan kerja yang berat, dia bisa memakai tambahan tenaga dari CPU lain, tetapi hanya dalam periode waktu yang singkat. Contohnya jika kita perlu mengedit, save maka cpu akan terpakai hampir 100% dalam waktu yang singkat.

Hampir semua provider cloud compute besar seperti GCP, AWS, Azure, Vultr, DO mempunyai produk shared VPS. Untuk GCP tidak ada perhitungan khusus jika CPU kita burst dalam waktu yang lama. Sedangkan untuk AWS dan Alibaba Cloud, akan ada perhitungan ketika CPU burst. Yang artinya jika terlalu sering burst, CPU bisa diblok agar tidak bisa burst lagi.

Alibaba Cloud shared instance memiliki batasan untuk baseline performace CPU nya. Setiap type instance nilai baseline performance yang berbeda-beda, mulai dari 5-40%. Artinya, ketika cpu bekerja di bawah baseline, maka belum dianggap burst. Perhitungannya menggunakan credit, jika CPU bekerja di bawah baseline, kita akan mendapat kredit. Jika CPU bekerja di atas baseline (dalam periode waktu tertentu), maka mendapat pengurangan kredit. Kalau jumlah kredit sama dengan nol, maka CPU tidak bisa burst atau bekerja di atas baseline nya lagi. Perhitungan kredit ini akan direset setiap hari. Untuk detailnya bisa baca di: alibabacloud.com/help/doc-detail/59977.htm

Jadi untuk type shared atau burstable, tidak cocok untuk aplikasi yang membutuhkan cpu max load terus menerus. WordPress tidak membutuhkan loading yang tinggi secara konstan. Pada saat idle, biasanya angka performance cpunya ada di bawah 10%. Kalau pada saat mengedit theme, post, save, baru CPU akan bekerja lebih keras, tetapi loading yang tinggi hanya sebentar saja. Jadi type ini cocok untuk menghost sebuah wordpress yang tidak diutak-atik atau di load terus menerus.

Tetapi ada juga pilihan untuk unlimited burstable mode, yang artinya VPS kita tidak akan dibatasi performanya walaupun burst terus menerus, tentunya dengan biaya tambahan lagi.

2. Dedicated

Dedicated (dedi) memakai cpu yang private, tidak berbagai resources dengan cpu lain. Jadi performanya tidak akan menggangung ataupun terganggu dengan CPU lain. Untuk kemewahan ini, harga VPS dedicated juga lebih mahal dari yang shared (burstable). VPS dedicated ini mau loading 100% terus kalau masih bisa jalan, tidak akan ada perhitungan kredit-kredit seperti burstable. VPS dedicated ini cocok untuk aplikasi, website, wordpress besar yang memiliki banyak sekali visitor atau interkasi yang memutuhkan cpu untuk loading atau dieksekusi berat secara terus menerus.

Komponen ECS (Elastic Cloud Compute)

Ada banyak sekali komponen dan fitur yang bisa kita tambahkan pada sebuah ECS. Untuk membuat sebuah website atau untuk hosting wordpress, tudak semua kita perlu pakai. berikut komponen-komponen utama yang perlu kita ketahui sebelum memilih produk ECS untuk website.

Type ECS Alibaba Cloud

Yang plpaing utama tentu saja komputernya. Ada ratusan type ECS dengan berbagai level pada Alibaba Cloud, semua dengan peruntukan dan skala yang berbeda-beda. Untuk website dan wordpress, kategori yang biasa dipakai untuk website, wordpress, dan aplikasi sederhana, seperti:

  • Entry-level (shared)
  • General Purpose
  • Compute Optimized
  • Memory Optimized

Dari setiap kategori itu, akan ada lagi pembagian type berdasarkan jumlah cpu, memory, dan generasinya.

ECS dedicated instance
ECS dedicated instance

Contohnya untuk Entry-level (shared), ada instance type t5 dan t6 dengan kapasitas nano, smal, large, xlarge untuk variasi jumlah cpu dan memory, serta generasi cpu nya. Untuk spesifikasi detail setiap type bisa dilihat di: alibabacloud.com/help/doc-detail/59977.htm

Lokasi server

Sampai saat Alibaba Cloud mempunyai 20 lokasi data center, mulai dari Asia (termasuk Indonesia), Eropa, dan Amerika Serikat.

Alibaba Cloud mempunyai 2 zone (Zone A dan Zone B) untuk data center Indonesia . Ini yang membuat Alibaba Cloud cukup menarik untuk yang mau memakai host atau VPS lokasi Indonesia. GCP, AWS, Azure, masih coming soon untuk penambahan data center di Indonesia, mungkin di 2020. Jika biasanya banyak yang memakai host/VPS Singapura, Alibaba Cloud dengan infrastruktur yang sudah global ini boleh dicoba. Untuk aplikasi yang bukan hanya konsumsi lokal, bisa memilih data center terdekat atau berpusat di area targetnya.
List lengkap data center Alibaba Cloud:

  • Asia Pacific SE 1 (Singapore)
  • Asia Pacific SE 2 (Sydney)
  • Asia Pacific SE 3 (Kuala Lumpur)
  • Asia Pacific SE 5 (Jakarta)
  • Asia Pacific SOU 1 (Mumbai)
  • Asia Pacific NE 1 (Tokyo)
  • US East 1 (Virginia)
  • US West 1 (Silicon Valley)
  • EU Central 1 (Frankfurt)
  • UK (London)
  • Middle East 1 (Dubai)
  • China (Hong Kong)
  • China North 1 (Qingdao)
  • China North 2 (Beijing)
  • China North 3 (Zhangjiakou)
  • China North 5 (Hohhot)
  • China East 1 (Hangzhou)
  • China East 2 (Shanghai)
  • China South 1 (Shenzhen)
  • China West 1 (Chengdu)

System disk

Ada 3 jenis system disk yang bisa dipilih untuk instance ECS Alibaba Cloud, mulai dari yang paling murah dan pelan:

  1. Ultra Disk (max throughput 140 Mbit/s)
  2. Standard SSD (max throughput 300 Mbit/s)
  3. Enhanced SSD (ESSD) (max throughput 4,000 Mbit/s)

Tidak semua ECS bisa dipasangkan Enhanced SSD, hanya type tertentu saja. Semakin besar kapasitas HDD, semakin mahal juga harganya. Walaupun nanti sudah terpasang, HDD pada ECS bisa diubah lagi ukurannya (resize) jika diperlukan. Untuk keterangan lengkapnya bisa dibaca di: alibabacloud.com/help/doc-detail/25382.htm

Internet bandwith

Bandwith atau jumlah paket data yang bisa ditansfer dalam satuan waktu. Kalau internet bandwithnya 0, maka tidak ada data yang bisa ditransfer, sehingga aplikasi atau website pada ECS tidak bisa diakses. Nilai internet bandwith bisa kita ganti sesuai dengan kebutuhan kita masing-masing. Contohnya: untuk aplikasi atau website streaming, bisa kita buka besar bandwithnya supaya lancar dan tidak lag, tetapi akan cepat memakan biaya internet (Internet traffic Fee).

Pengaturan besarnya Internet bandwith
Pengaturan besarnya Internet bandwith

EIP (Elastic IP Addresses)

Public Ip address adalah alamat IP yang terpasang pada ECS supaya instance bisa diakses publik atau dari luar. Public IP sifatnya melekat pada ECS, kalau kita menghapus atau mengganti ECS, maka ECS baru nanti akan memiliki IP Address yang berbeda.

EIP (Elastic IP Addresses) adalah IP address statik yang bisa kita pasangkan (bind) ke ECS yang berbebeda-beda. Jadi walaupun kita memakai atau berpindah-pindah ECS, dengan memasangkan EIP yang sama pada ECS tersebut, maka alamat IP nya akan tetap sama. Istilah Elastic IP Addresses ini kadang disebut juga sebagai Floating IP pada penyedia layanan cloud hosting lainnya. EIP ini sifatnya kita pinjam atau sewa, sama seperti kebanyakan provider lain, EIP akan dicharge jika tidak digunakan, sedangkan kalau dipakai pada ECS aktif maka akan EIP gratis. Untuk region Indonesia, harga EIP adalah US$0.006/jam yang tidak perlu dibayar kalau kita mengaktifkannya pada sebuah ECS instance, yang perlu dibayarkan hanya internet traffic fee nya saja.

Membeli EIP untuk ECS Alibaba Cloud
Membeli EIP untuk ECS Alibaba Cloud

Maximum bandwith untuk EIP ini adalah 200Mbps. kalau bandwith mau dinaikkan lagi, maka perlu memasang Internet Shared Bandwidth.

Internet traffic Fee

Internet traffic fee adalah biaya atas penggunaan data internet pada ECS baik yang masuk dan keluar. Yang artinya ketika publik mengakses website yang kita simpan pada ECS kita, maka akan ada data yang tertransfer. Data yang lalu lalang lewat internet itulah yang perlu kita bayarkan. Setiap region atau lokasi berbeda-beda harganya. Untuk Indonesia Internet Traffic Fees harganya US$0.09 per GB.

Data Tansfer Plan

Data transfer plan merupakan paket data untuk internet traffic. Jika di harga normal internet traffic fee adalah US$0.09 per GB untuk Indonesia, maka dengan menggunakan data traffic plan maka harga transfer data dari ECS akan lebih murah. Contohnya untuk data transfer plan 50GB harganya US$3.40 (untuk plan overseas – termasuk Indonesia), yang kalau dihitung per GB, maka harganya US$0.068 per GB.

Harga data transfer plan
Harga data transfer plan

Data transfer plan memiliki masa pakai, ada yang untuk bulanan ada yang untuk tahunan. Kalau tidak habis dalam waktu tersebut, maka data akan hangus alias tidak bisa dipakai lagi. Jika kita tidak membeli data transfer plan, maka harga normal internet traffic fee yang akan dipakaikan sesuai region kita.

Data transfer plan tidak hanya untuk ECS, tetapi juga bisa dipakai untuk EIP, SLB (Server Load Balancing), dan Internet Shared Bandwidth. Data transfer plan ini bisa dipakai oleh lebih dari 1 ECS atau EIP, SLB yang kita punya.

Internet Shared Bandwidth

Interneet shared bandwith adalah bandwith internet yang bisa kita pakaikan pada ECS atau beberapa ECS. Bandwith limit internetnya bisa kita buka sampai 1000Mbps. Ketika dipasangkan pada banyak ECS, maka semua ECS yang dihubungkan akan memakai nilai bandwith yang sama. Harga untuk internet shared bandwith ini untuk Region Indonesia (Jakarta) adalah $0.090 /GB, dan $0.000 / Hour(s).

Internet shared Bandwith 1000Mbps
Internet shared Bandwith 1000Mbps

Jadi yang dibayar hanya trafik data yang terpakai. Data Tansfer Plan bisa untuk mengkover data transfer dari Internet Shared Bandwidth, jadi kalau kita membeli dan memakai data transfer plan, maka biaya transfer datanya akan memakai quota dari data transfer plan, lumayan untuk menghemat biaya.

Pilihan paket ECS

Untuk membeli atau meyewa ECS bisa bayar yang paketan atau memilih konfigurasi sendiri.

Starter Package

Starter package atau paket pemula adalah paketan cpu dan data transfer. Karena sudah ada data transfernya, maka tidak ada lagi biaya internet per jamnya, semua sudah memakai biaya dan quota dari data transfer.

Contoh starter package Alibaba Cloud
Contoh starter package Alibaba Cloud

Seperti contoh di atas, Di dalam paket sudah termasuk CPU, Memory, SSD, dan Data Transfer Plan. ketika kita beli, nanti kita tinggal memilih region, dan Operating System yang kita mau. Untuk Operating systemnya tersedia Linux Ubuntu, SUSE, FreeBSD, Debian, CentOS, dan Aliyun Linux.

Untuk sekarang ini baru bisa dibeli paket per bulan yang bisa di auto renew, belum bisa per tahun. Alibaba Cloud Free Trial individual menawarkan produk starter package ini. Kita bisa mencoba kemampuan produknya, kesesuaiannya dengan selera dan kemampuan memanage kita. Untuk yang mau mencoba free trial Alibaba Cloud seharga $300 dan produk Starter Package selama 1 bulan, bisa mendaftar lewat link ini: alibabacloud.com/campaign/free-trial

Review produk ECS t5 starter package free trial dan panduan pemakaiannya untuk WordPress bisa dibaca disini:

Starter package ini harganya memang lebih murah dibandingkan kalau harus membeli atau memilih satuan. Untuk paket spesifikasi ECS terkecil saja sudah termasuk data transfer 1TB. Yang kalau kita beli satuan harganya lebih mahal dari harga paketnya.

Kekurangan starter package ini adalah:

  1. Dari FAQnya starter package: Since September 25, 2017, the DTS in the Starter Package is limited to be used by the ECS instance in the same package, that is, if the ECS is bound to Elastic IP or Server Load Balancer, traffic generated by them will be charged separately.
    Artinya data transfer ini tidak bisa dipakai pada EIP atau SLB, terbatas hanya untuk specific instance. Kalau mau memakai EIP atau SLB, harus membayar biaya traffic lagi, apakah dengan pay-as-you-go (per GB) atau dengan data tranfer lainnya.
  2. Tidak bisa diupgrade atau downgrade langsung, maksudnya tidak bisa langsung diganti spesifikasi atau kapasitas HDD pada instance yang sama. Jadi harus membeli instance baru dengan spek yang lebih tinggi atau rendah, lalu datanya dipindahkan. Walapun bisa dibantu dengan snapshot untuk mempermudah transfer.

Jadi starter package ini sebenarnya lebih cocok untuk website percobaan, atau untuk website yang belum akan berkembang dalam waktu dekat. Sehingga belum banyak kemungkinan untuk mengubah kapasitas server dan kebutuhan untuk EIP dan SLB.
Dan pada saat trial, bandwith ECS trial dibatasi di 30Mbps, kalau mau mengubah harus dengan EIP yang berbayar. Saya ga tahu kalau versi berbayarnya apakah bandwith ini bisa kita ubah lagi kalau memang mau bandwith yang lebih besar.

Secara harga, paket VPS dari Alibaba Cloud ini memang sedikit lebih murah dibandingkan pemain besar VPS lainnya, seperti Amazon Lightsail, Digital Ocean, perbandingannya:

VPS/ECSAlibaba CloudAWSDigital Ocean
1CPU/0.5GB $2.5/bulan $3.5/bulan
1CPU/1GB $3.75/bulan $5/bulan$5/bulan
1CPU/2GB $7.5/bulan $10/bulan $10/bulan
2CPU/2GB $11.25/bulan $15/bulan
2CPU/4GB $15/bulan $20/bulan $20/bulan

Keuntungannya harganya murah dan biayanya bulanan, tidak perlu terikat untuk jangka panjang.

Customized ECS

Disini kita memilih-milih sendiri komponen yang kita butuhkan. Mulai dari type CPU, jenis & kapasitas HDD, internet bandwith, mau memasang EIP atau SLB, dan lainnya.
Biayanya juga lebih fleksibel, bisa dari pay-as-you-go (hitungan per jam), atau subscribtion untuk 1,2,3,6,atau 12 bulan.

Total harganya memang lebih mahal dibandingkan starter package, tetapi kita bisa lebih leluasa untuk mengubah spesifikasi sewaktu-waktu kalau mau. Data transfer plan juga berlaku untuk ECS, EIP, SLB, dan internet shared bandwith.

Customized ECS di Alibaba Cloud
Customized ECS di Alibaba Cloud

Secara performa, untuk kestabilan dan sekuriti sangat bisa diandalkan. Untuk kecepatan, secara benchmark masih kalah dibandingkan dengan VPS lainnya (link). Walaupun secara benchmark kalah dibandinkan VPS lain, tetapi kecepatan WordPress atau website khususnya untuk pengunjung lokal sepertinya hampir sama malah kadang sedikit lebih cepat karena servernya berada di Indonesia. VPS provider besar lainnya (kecuali host Indonesia), belum ada yang memiliki server di Indonesia, paling dekat semua di Singapura, jadi lokasi server sedikit lebih jauh ke Indonesia (kecuali bagian Indonesia bagian Barat).

Lebih bagus ECS yang mana

Pilihan ECS yang terbaik dan tercocok pastinya berbeda-beda untuk setiap orang. Tetapi untuk mendapatkan yang paling sesuai, bisa mengikuti langkah ini:

  1. Daftar dan coba ECS gratis
    alibabacloud.com/campaign/free-trial
    Untuk trial ECS yang didapatkan adlah shrared package. Kalau untuk yang trial individual pilihannya hanya ECS burstable nya untuk masa coba selama sebulan, Untuk free trial enterprise (perusahaan), bisa memilih yang dedicated ECS untuk masa coba dua bulan.
    Coba lihat-lihat panelnya, coba-coba fiturnya, benchmark, stress test untuk melihat performanya sesuai dengan website yang bakal dipakai.
  2. Jika sepertinya oke, tetapi butuh fitur yang lebih banyak, bisa mencoba ECS yang customized. Kalau oke dengan fitur yang ada, bisa pakai ECS yang starter package karena lebih murah daripada customized.
  3. Kalau tidak cocok atau tidak puas, cari VPS atau web host lain.