Cara jitu mengatasi pembatasan iklan AdSense
Cara jitu mengatasi pembatasan iklan AdSense

Cara jitu mengatasi pembatasan iklan AdSense

Pembatasan iklan adsense terjadi karena adanya aktivitas yang tidak wajar/normal pada website kita. Akan muncul iklan yang kosong, lebih sedikit iklan, dan iklan tidak muncul sama sekali.

Cara untuk menghilangkan pembatasan iklan tidak cepat, mudah dan simple, karena bisa jadi ada banyak penyebab. Ditambah lagi, karena penyebabnya bukan hanya karena kita, tetapi bisa jadi ada orang lain yang memang berniat mengganggu website kita tanpa kita sadari.

Google melindungi pengiklan dari aktivitas invalid, kegiatan yang membohongi pengiklan, dan kualitas trafik. Sebagai pengiklan adsense, kita juga harus menjaga ini. Walaupun kita tidak membuat hal-hal aneh pun, pembatasan iklan bisa terjadi. Jadi kita harus mengerti kenapa terjadi pembatasan iklan dan bagaimana cara membuka atau melepaskan pembatasan iklan ini.

Email Penayangan iklan AdSense sementara dibatasi
Email Penayangan iklan AdSense sementara dibatasi

Penyebab pembatasan iklan AdSense

Mungkin kita senang ketika melihat trafik melonjak, pendapatan uang iklan yang lebih banyak, CTR yang tinggi. Tetapi di sisi lain, hal ini bisa berbahaya. Optimasi website yang salah, kompetitor yang tidak sehat, bisa berujung pada pemblokiran iklan.

Pembatasan iklan adsense ini semacam warning atau peringatan, ada yang harus diawasi dan diselidiki. Dan jika terus terjadi dan berulang, peluang untuk di banned sangat besar. Pembatasan iklan bisa berlangsung beberapa hari, minggu, bahkan bulan.

Jika kita lihat laporan penghasilan bulanan Google adsense, biasanya ada penyesuaian atau potongan untuk trafik atau klik tidak valid, yang mungkin artinya masih dalam tahap wajar/toleransi. Tetapi jika frekuensinya sudah terlau sering dan banyak, kita akan mendapat email dan notifikasi dari Google adsense, isinya akan menjelaskan kenapa terjadi pembatasan iklan, tetapi tidak spesifik. Dan Google adsense juga tidak akan pernah memberikan data atau informasi mana penyebab pastinya.

Ada 3 penyebab utama untuk pembatasan iklan:

Trafik

Penyebab utama yang paling sering menjadi alasan pembatasan iklan adalah masalah traffic tidak valid. Trafik website yang baik dan sehat adalah visitor yang datang ingin melihat isi website, membaca konten, atau mencari jawaban. Invalid trafik biasanya datang dari visitor yang mungkin dimanipulasi agar masuk ke website kita. Pengunjung-pengunjung seperti ini tidak memberikan nilai tambah untuk website. Pengiklan tentu saja tidak ingin iklannya muncul pada orang yang tidak sesuai dengan target iklan.

Klik

Kebanyak iklan dari Google adsense membayar berdasarkan klik pada iklan, walaupun kadang ada juga yang dibayar untuk impresinya. CTR (Click Through Rate) menyatakan persentase jumlah iklan yang diklik per 1000 tayang (impresi). Semakin tinggi CTR artinya semakin banyak iklan yang diklik.

CTR yang terlalu tinggi akan masuk pengawasan
CTR yang terlalu tinggi akan masuk pengawasan

CTR iklan adsense rata-rata ada di angka 2%, jika angkanya di atas itu bisa berati bagus atau mungkin tidak bagus. CTR di atas 5% sudah tidak normal, apalagi jika CTR di atas 10% maka biasanya akan langsung red-flag, dan akun bisa saja masuk dalam pengawasan. Kita harus bisa mengerti kenapa iklan kita terlalu sering diklik.

Konten

Ketika kita mendaftar adsense, konten kita akan diperiksa dan diverifikasi oleh Google. Tetapi bukan berarti setelah diterima kita bisa memasukkan konten sesuka hati. Walaupun mungkin tidak sengaja, konten-konten tidak wajar dan illegal, akan membuat pembatasan penayangan iklan adsense.

Cara mengatasi pembatasan iklan Adsense

Pembatasan tayang iklan adsense bisa saja karena beberapa alasan yang terakumulasi. Mungkin pernah kita lihat blogger yang bersih-bersih trafik tetapi masih terus mendapatkan pembatasan, karena bisa saja masalahnya bukan itu saja. Langkah dan cara di bawah ini mencoba melihat secara keseluruhan, yang belum tentu semua harus diperbaiki, tetapi tidak ada salahnya untuk memeriksa semua komponen.

1. Jangan didiamkan

Setelah menerima notifikasi pembatasan iklan adsense, jangan didiamkan. Kecuali memang kita sudah tidak berminat untuk monetisasi dan memasang iklan dari Google. Pembatasan iklan menyatakan ada yang salah dengan website kita, dan jika didiamkan dan tidak melakukan apa-apa, artinya masalah itu tidak hilang.

Ada yang sukses dengan didiamkan saja, kemungkinan besar karena masalah trafik, setelah didiamkan, invalid trafik tidak datang lagi, dan pembatasan dibuka kembali. Tetapi bagaimana jika masalahnya bukan trafik, atau bagaimana jika trafik yang sama datang kembali?

Pembatasan iklan juga berarti Google adsense sedang menghukum, mengawasi, memonitor, atau menyelidiki website kita, dan kita juga harus melakukan hal yang sama.

2. Matikan iklan

Walaupun kita belum mengetahui masalahnya, alangkah baiknya jika iklan kita matikan dulu. Cabut, bersihkan, matikan, atau hapus semua script atau plugin iklan di website kita, dan clear cache untuk memastikan semuanya hilang.

Karena, pada masa pembatasan, trafik dan klik yang tidak sah masih bisa tetap terjadi. Dan jika itu terus terjadi, bukan tidak mungkin akun adsense atau website kita dibanned dari  adsense. Jangan terlalu khawatir kehilangan pendapatan, memperbaiki pembatasna iklan akan menyelamatkan lebih banyak pendapatan iklan di masa depan.

3. Analisa trafik dan visitor

Salah satu hal yang paling penting untuk mengatasi pembatasan iklan adalah menganalisa trafik dan sumber visitor, dari mana mereka masuk ke website kita. Inilah pentingnya kita memasang tag, script analitik, tracking code di website kita.

Ada banyak tool dan script analytic yang bisa kita pakai, seperti KissMetric, Facebook Pixel, Bing, Microsoft Clarity, Histats, tetapi Google Analytics masih merupakan yang terbaik. Jika kamu belum memiliki tool analisis, sebaiknya pasang sekarang juga, bukan hanya untuk pembatasan iklan, tetapi masih banyak manfaat lainnya.

Masuk ke analytics.google.com, pilih website yang bermasalah (jika kamu memiliki beberapa website dalam satu akun Google Analytics).

Untuk melihat sumber trafik website, masuk ke menu Acquisition >> All Traffic >> Channels. Contohnya seperti ini:

Google Analytic untuk melihat sumber trafik website
Google Analytic untuk melihat sumber trafik website

Organic search
Traffic atau pengunjung yang datang melalui search engine (SERP). Ini adalah trafik yang normal dan aman, pengunjung yang memang datang karena mencari sesuatu di website kita. Secara persentase, traffic organic ini yang harusnya paling tinggi.

Direct (langsung)
Pengunjung yang masuk langsung, atau mengetik alamat website kita di browser mereka. Pengunjung direct ini juga bagus dan aman, biasanya pengunjung yang sudah mengenal website kita, dan ingin melihat berita lama, berita baru, artikel baru, update, dan lainnya.

Social
Visitor dan trafik yang masuk dari media sosial, sperti facebook, twitter, instagram dan lainnya. Walaupun tidak ada yang salah dengan trafik dari media sosial, tetapi jika persentasenya tinggi, atau lebih tinggi dari trafik organik, maka mungkin bisa jadi penyebab pembatasan iklan.

Trafik dari media sosial bisa berkualitas rendah, karena mereka datang ke website karena tertarik gambar, click bait, judul yang provokatif, dan di media sosial kita bisa saja memanipulasi seperti ini. Menshare terlalu banyak, atau mengajak orang mengklik link website kita, bisa membuat pengunjung dan trafik yang tidak sehat.

Dan setelah mereka masuk website, bisa saja langsung keluar, atau konten dan iklan yang ditampilkan tidak sesuai. Jika trafik seperti ini terlalu tinggi, artinya pengiklan tidak mendapatkan target audience yang cocok.

Klik lagi link untuk sumber trafik tersebut jika mau melihat penjelasan yang lebih detail.

Referrals
Trafik referrals adalah trafik yang masuk setelah mengklik sebuah link atau backlink. Sumber lalu lintas (referrals) ini juga penting untuk diperiksa. Trafik dari bot, jingling (auto visitor), trafik bayaran, biasanya terekam disini.  Trafik bot ini adalah trafik sampah, bukan manusia, dan pengiklan tidak mendapatkan keuntungan promosi apa-apa dari trafik palsu ini. Biasanya ini adalah penyebab utama untuk trafik tidak sah yang menyebabkan pembatasan iklan.

Klik link referrals itu untuk melihat semua link yang membawa trafik ke website kita. Trafik jingling biasanya masuk lewat xxxxx.blogspot.com atau xxxxx.blogspot.co.id, atau jika ada situs-situs aneh lainnya yang kita tidak pernah berinteraksi, perlu diwaspadai.

Tanda-tanda masuknya trafik tidak valid atau tidak wajar adalah adanya loncatan jumlah pengunjung yang sangat tinggi secara tiba-tiba pada website kita.

4. Perbaiki kualitas trafik

  • Jangan atau kurangi share website dan membagi link terlalu banyak/sering di media sosial.
  • Share seperlunya dan pada group atau target orang yang sesuai dengan topik atau minat.
  • Jangan pasang link secara tidak natural pada website-website spam dan tidak jelas.
  • Jangan membayar, membeli trafik, memakai bot dan sejenisnya, hal ini tidak akan pernah berpengaruh positif pada website.
  • Mengiklankan dan mempromosikan website sendiri untuk mendatangkan trafik sah-sah saja. Gunakan advertiser yang qualified dan kompeten.

5. Filter trafik

Cara lain mengatasi trafik tidak sah adalah memfilter atau membatasi siapa saja yang bisa masuk ke website kita. Google adsense tidak bisa memblok ip atau region untuk menampilkan iklannya, tapi kita yang harus melakukannya sendiri. Tanpa terkena pembatasan iklan pun kita sebaiknya tahu atau mengerti kapan harus melakukan filter trafik, untuk menjaga website tetap aman dan berkualitas.

Ada banyak cara untuk ini, beberapa di antaranya:

  • CDN gratis seperti Cloudflare bisa menangkal bot dan DdoS
  • Jika mau mengutak-atik hosting, atau bisa juga bertanya ke support web hosting, cari log visitor, dan blok IP yang mencurigakan, baik di server level (htaccess, nginx conf) atau di web level.
  • Gunakan tool dan plugin sekuriti, seperti Wordfence, Sucuri, Ithemes Security, Defender, dan lainnya. Untuk plugin versi gratis pun sering kali sudah bisa mengatasi trafik yang tidak normal ini.
  • Bisa menambah sekuriti dengan menggunakan captcha, akismet, dan sejenisnya.
Blok IP address untuk mengurangi spam pada iklan
Blok IP address untuk mengurangi spam pada iklan

6. Jangan mengklik iklan sendiri

Jangan pernah mengklik sendiri iklan yang ada di website kita, termasuk mengajak teman, saudara untuk mengklik iklan. Google bisa mendeteksi klik yang disengaja, lewat IP, pola klik, perilaku di website, modus-modus ini akan terbaca dan dianggap sebagai pelanggaran terhadap adsense.

Termasuk mengajak pengunjung untuk mengklik iklan, ntah lewat tulisan, atau cara-cara yang mengarahkan klik iklan.

Beberapa software atau plugin juga mempunyai fitur clik protection, click limit, atau click fraud protection. Tool ini bisa membantu klik-klik yang tidak natural, klik berulang-ulang, dan akan mematikan iklan agar tidak terjadi klik yang berlebihan. Software ini juga bisa membantu mengurangi klik dari trafik tidak valid.

Contohnya seperti plugin Advanced Ads, yang bisa mendeteksi bomb klik dan klik fraud, dan melakukan blok berdasarkan IP atau region.

Contoh iklan yang terlalu mengganggu pembaca
Contoh iklan yang terlalu mengganggu pembaca

7. Perbaiki posisi iklan AdSense

Pada saat kita memasang iklan/adsense secara manual, apakah disengaja tau tidak, bisa saja membuat iklan muncul di posisi yang tidak seharusnya. Misalnya iklan yang memblok konten, iklan yang muncul di pop-up, iklan sticky/anchor tanpa tombol tutup, iklan yang transparan, iklan yang bergerak-gerak, iklan yang saling berdempetan atau tumpang tindih, dan lainnya.

Iklan hanya boleh dipasang, di posisi yang hanya akan diklik jika pengunjung mau mengkliknya. Bukan karena salah klik, tidak sengaja, atau terpaksa. Posisi iklan-iklan yang menyesatkan ini biasanya akan membuat CTR yang tidak normal dan tinggi sekali.

Untuk iklan adsense auto-ads harusnya tidak bermasalah, karena Google pasti memposisikannya di tempat yang aman. Gunakan report di dashboard adsense untuk melihat performa iklan.

Masuk ke dashboard Google AdSense, lihat di menu reports >> ad unit. Disini akan muncul laporan untuk masing-masing ad unit yang dibuat manual di adsense, lihat laporan click dan CTR nya. Jika CTR nya di atas 3%, periksa dimana dan bagaimana unit iklan ini terpasang, cek posisinya di PC dan mobile. Kemungkinan besar posisi iklan-iklan CTR sangat tinggi ini tidak natural. Untuk mendapatkan hasil yang lebih presisi, sebaiknya setiap posisi atau iklan yang dipasang manual memiliki ad code/ad unit sendiri.

Analisa ad unit CTR lewat report Google AdSense
Analisa ad unit CTR lewat report Google AdSense

8 Perbaiki atau ganti Template/theme website

Walaupun jarang, tetapi ada beberap template website, theme wordpress, plugin, atau ada konflik di antaranya yang membuat posisi iklan yang aneh. Update terus template, theme, plugin WordPress. Jika memang tidak bisa diperbaiki, infokan ke developernya, hapus iklan di posisi itu untuk sementara, atau pasang di posisi lain.

9. Perbaiki konten

Pada sebuah website, kita perlu membuat konten yang bermanfaat dan menarik minat pengunjung. Ada banyak caranya, kadang membuat konten yang kontroversial, atau illegal, dan melanggar aturan privacy policy Google adsense bisa menarik lebih banyak pengunjung. Kita sebagai pemilik website atau penulis harus mengeti batasan pada konten dewasa, hoaks, illegal, dan sejenisnya.

Pengiklan tidak mau iklannya muncul di konten-konten yang dianggap tidak bagus. Termasuk konten-konten plagiat, melanggar copyright, AGC, dan sebagainya. Jika kita memiliki konten-konten ini, sebaiknya dihapus. Tidak ada penjelasan dan deskripsi yang mendetail sekali, dan Google tidak akan menjelaskan mana konten yang buruk secara spesifik.

Contohnya website game, memiliki trafik organik, posisi iklan yang bagus, tetapi beberapa kali mendapatkan pembatasan penayangan iklan adsense oleh Google. Bisa jadi karena copyright game, kata-kata tidak pantas, gambar vulgar atau sebagainya. Kita yang harus inisiatif sendiri untuk memperbaiki konten-konten yang memang melanggar atau ada di zona abu-abu.

10. Jangan langsung pasang iklan kembali

Jika kita sudah melakukan hal-hal untuk memperbaiki website, sebaiknya jangan langsung dipasang kembali iklannya. Tunggu sampai ada pemberitahuan dari Google untuk akun/website yang sedang dalam pengawasan sudah melewati tahapan verifikasi  atau notifikasi untuk kembali normal.

Email akun penayang Google diaktifkan kembali
Email akun penayang Google diaktifkan kembali

Kegagalan untuk memperbaiki pembatasan iklan ini akan berujung pada ban. Akun adsense dan website-website yang terdaftar di dalamnya akan dibanned, dan banned ini berlaku seterusnya. Kita tidak akan pernah lagi bisa memasang iklan lewat akun dan di website tersebut.

Jangan pernah tergiur dengan cara cepat, cara otomatis, shortcut untuk menghasilkan lebih banyak uang dari iklan adsense. Mungkin akan menghasilkan untuk sementara, tetapi cepat atau lambat akan terdeteksi.

Kita juga harus memonitor trafik yang datang ke website kita, pastikan trafik yang berkualitas yang masuk, sehingga iklan akan lebih tepat sasaran dan membuat penghasilan yang lebih banyak.