Auto Adsense vs Manual Adsense - Mana yang lebih bagus
Auto Adsense vs Manual Adsense - Mana yang lebih bagus

Google AdSense Auto Ads vs Manual Ads—Mana yang lebih baik

Penempatan dan pemilihan iklan Google adsense secara auto ads dan manual ads akan memberikan hasil yang berbeda. Semua iklan pasti dibuat semenarik mungkin agar menarik minat orang/pembaca. Posisi iklan jsangat penting, bukan hanya agar iklan terlihat, tetapi juga agar pengunjung berinteraksi dengan iklan tersebut.

Google adsense membebaskan kita untuk memasang dan mengatur sendiri iklan adsense  (selama mengikuti aturan), atau kita juga bisa membiarkan Google yang memposisikan dan memilihkan jenis iklan yang muncul. Kedua metoda pemasangan iklan ini memiliki kelebihan dan kekurangan, bagi para blogger atau pemilik website perlu untuk mengetahui mana yang lebih cocok dipakai, agar kita tidak kehilangan pendapatan.

Googel Adsense Auto Ads

Setelah kita mendaftar Google adsense dan disetujui, kode yang terpasang pada website kita adalah kode auto-ads, kode yang sama dengan kode verifikasi.

Auto ads adalah sebuah fitur pintar dari Google untuk menempatkan posisi iklan pada website secara otomatis. Fitur automatic ads ini terus mendapatkan pembaruan dan update dari Google agar bisa menghasilkan pendapatan CPC atau CPM yang lebih tinggi.

Google auto ads memiliki kemampuan uantuk menganalisa, posisi ads/iklan yang terbaik untuk website kita menurut algoritma dan data yang mereka olah. Data diambil berdasarkan posisi iklan yang sering di klik oleh pengunjung (CTR), kebiasaan pengunjung, device, dan lainnya. Sehingga nantinya auto ads akan membuat keputusan berapa banyak iklan yang akan ditampilkan, jenis iklan yang ditampilkan, dan posisi iklan muncul.

Jenis iklan yang bisa ditampilkan pada auto ads
Jenis iklan yang bisa ditampilkan pada auto ads

Semua iklan akan bersifat responsive, menyesuaikan dengan space dan perangkat yang dipakai untuk melihat website kita. Format atau jenis iklan bisa dimunculkan oleh auto ads, seperti diplay ads, in-page ads, vignette ads, anchor ads, matched content, yang bisa kita pilih mana saja yang boleh tampil di website kita.

Kelebihan Adsense Auto-ads

  • Mudah sekali
  • Otomatis dan responsive
  • Optimisasi oleh AI auto ads baik untuk posisi dan ukuran ads adsense
  • Experiment
    Kita bisa tetap bisa melakukan experiment ads atau percobaan untuk jumlah, jenis, blocking ads, dan auto ads otomatis akan memakai hasil yang memberikan uang terbesar.
  • Aman
    Karena semua iklan yang dimunculkan pasti akan mengikuti aturan dari Google adsense.

Kekurangan Adsense Auto-ads

  • Tidak terkontrol
    Walaupun tidak selalu, tetapi beberapa kali saya menemui iklan yang bentuknya mengganggu tampilan, misalnya iklan di kolom artikel-artikel yang membuat tampilan tidak rata dan terlihat berantakan, terutama untuk tampilan PC.
  • Jumlah iklan bisa banyak sekali
    Sebenarnya kita juga bisa mengontrol persentase jumlah iklan yang dimunculkan di halaman auto ads kita dari dashboard Adsense. Tetapi kadang iklan muncul dalam proporsi yang tidak seimbang, di atas banyak, tapi di bawah kosong, tapi bisa juga ini bagian dari test dan optimasi.
  • Tidak semua jenis iklan bisa ditampilkan
    Iklan sticky ads samping,  search ads, tidak muncul pada auto ads.
  • Tidak ada laporan yang detail untuk unit iklan mana yang berperforma terbaik

Kapan dan kenapa memakai Adsense auto ads

Auto ads memberikan kemudahan bagi pemilik website yang tidak punya waktu atau pun tidak mau banyak terlibat dengan hal-hal teknikal terkait pemasangan iklan. Untuk mengaktifkan auto ads, kita hanya perlu memasang satu script saja.

Google juga mempermudah pengguna website WordPress dengan memakai plugin official Google, yaitu Google Site Kit. Dengan plugin ini, auto ads juga akan terintegrasi otomatis pada format halaman AMP. Yang perlu kita lakukan hanya menghubungkan Google site kit dengan akun adsense kita, dan setelahnya semua pengaturan iklan akan dikontrol auto ads.

Tentu saja kita memakai auto ads jika kita ingin fokus dan waktu lebih banyak terhadap konten. Atau jika pengunjung website, penghasilan dari iklan belum signifikan.

Experiment dengan adsense auto ads
Experiment dengan adsense auto ads

Google Adsense Manual Ads

Adsense manual memerlukan kontrol dari kita untuk memposisikan iklan dimana saja akan muncul, jenis iklan, jumlah iklan. Kita perlu dan bisa mngkonfigurasi banyak pengaturan sesuai apa yang kita mau.

Tentu saja memerlukan lebih banyak waktu, pengetahuan, dan analisa untuk mengatur dan mengoptimasi iklan. Kita bisa menampilkan semua jenis iklan yang tersedia. Dan untuk mengkonfigurasi iklan secara manual, perlu tambahan plugin jika tidak mempunyai kemampuan coding yang mumpuni.

Seperti kebanyakan plugin WordPress, versi gratis biasanya memiliki keterbatasan, perlu plugin berbayar. Posisi dan jenis iklan yang kita tampilkan terbatas kreatifitas kita. Iklan sticky di atas, bawah, kiri-kanan, pop up, ganti warna background, ukuran iklan yang tidak umum (seperti: 728×450), dan kostumisasi spesifik lainnya.

Beberapa plugin ads bisa membuat A/B test, percobaan untuk menampilak dua iklan secara bergantian, dan melihat mana yang berperforma paling baik (impresi dan CTR). Begitu juga tool heat map, untuk melihat area-area pada website yang sering di klik oleh pengunjung. Perlu lebih banyak mencoba dan menganalisa.

Kelebihan Adsense Manual ads

  • Kontrol ada di tangan kita
    Kita bisa menyesuaikan posisi dengan tampilan website agar lebih terlihat rapi dan sinkron. Test, rotasi iklan, grouping, tagging, kombinasi iklan bisa kita lakukan
  • Hampir semua jenis iklan bisa ditampilkan
  • Report dan analisa yang lebih presisi

Goole adsense menyediakan dashboard yang cukup komplit, kita bisa memfilter laporan dan pendapatan iklan per ukuran, per posisi, per format, sehingga bisa mengambil kesimpulan yang lebih terpercaya.

Kekurangan Manual Ads

  • Menyita waktu lebih banyak, untuk mempelajari, memasang, menganalisa, dan memperbaiki, dan A/B test optimasi manual.
  • Perlu tambahan plugin, dan mungkin plugin berbayar.
  • Ada kemungkinan kita melanggar policy secara tidak sengaja, misalkan kita membuat iklan pop-up, atau iklan yang tersembunyi/tidak terlihat dan membuat klik yang tidak sengaja, iklan yang menghalangi konten, dll.
Konfigurasi posisi iklan manual untuk adsense
Konfigurasi posisi iklan manual untuk adsense

Kapan dan kenapa memakai Manual ads

Jika ada anggota team, atau kita sendiri mempunyai waktu dan pengetahuan untuk bisa fokus untuk iklan, iklan manual cocok dipakai. Kita juga perlu memahami posisi iklan yang benar dan sesuai peraturan, agar iklan tidak dibatasi atau akun kena banned.

Tidak cukup 1-2 hari untuk mendapatkan data yang valid untuk mengambil keputusan. Perlu waktu bermingu bahkan berbulan, termasuk A/B test atau ad rotation yang terus menerus untuk tetap menampilkan iklan yang paling optimum.

Terlalu banyak iklan bisa mengrangi keyamana pengunjung, termasuk kecepatan, bisa jadi mengurangi pengunjung. Terlalu sedikit iklan mungkin akan menaikkan visitor, tetapi bisa mengurangi peluang klik dan pendapatan. Jadi harus tetap dimonitor bagaiamana kebiasaan dan apa yang terjadi di website kita jika kita melakukan perubahan-perubahan ini.

Dan jika kita memiliki iklan dari pihak ketiga, maka sebaiknya kita perlu melakukan manual ads, untuk pengaturan posisi yang lebih baik dan tidak tabrakan antara iklan dari Google dan iklan dari pihak lain.

Kombinasi Google adsense auto-ads dengan manual ads

Kita bisa mengkombinasikan auto dan manual adsense pada website secara bersamaan. Saya dan mungkin banyak website lainnya juga melakukan hal ini. Dengan cara ini, kita bisa mengambil keuntungan dari masing-masing, dan mengurangi kelemahannya.

Misalnya, saya tidak tahu cara menampilkan vignette ads dengan manual ads, jadi saya memakai fitur auto ads untuk memunculkan vignette ads. Vignette ads itu semakacam iklan yang menutup semua halaman ketika berindah dari satu halaman ke halaman lainnya. Dan iklan vignette ini mempunyai nilai CPM yang cukup tinggi, RPM impression dengan harga 20-40 ribu.

Contoh iklan Vignette ads
Contoh iklan Vignette ads

Atau untuk anchor ads (sticky ads bawah atau atas), tidak semua theme/plugin bisa menyediakan fitur ini, dengan auto-ads kita bisa memunculkan jenis iklan ini.

Pendapatan dari auto ads vs manual ads

Ini adalah sesuatu yang bisa berbeda-beda untuk setiap orang atau website, banyak penyebab dan alasan yang berbeda. Tapi beberpa point yang perlu diperhatikan:

  1. Manual ads tidak akan membuat penghasilan adsense meningkat 2 kali lipat, kecuali kamu ads expert. Apalagi untuk trafik/pengunjung yang masi sedikit. Tapi tidak ada salahnya untuk belajar manual ads.
  2. Jika penghasilan atau pengunjung masih kecil, fokus lebih banyak dan habiskan wakt lebih banyak ke konten dan artikel. Jauh lebih penting dan berharga mendapatkan trafik dari pada menghabiskan waktu untuk mengotimasi iklan yang perbedaaan uangnya tidak siginifikan.
  3. Jika kita melakukan manual ads tanpa analisa (penempatan yang salah, optimisasi yang tidak tepat), maka auto ads akan menghasilkan uang yang lebih banyak.
  4. Perlu waktu, test, dan analisa untuk membuat manual ads menghasilkan uang yang lebih banyak. Berapa lama? Tergantung jumlah trafik dan tes/optimasi yang kita lakukan. Misalkan pengunjung web 20 per hari, 20  atau 20×7 hari data tidak akan memberikan nilai dan trend yang jelas. Perlu ribuan impresi, test seminggu atau sebulan, trend histori data yang panjang untuk bisa mengambil keputusan yang tepat.  
Contoh melihat data performance per ad unit
Contoh melihat data performance per ad unit

Berdasarkan pengalaman saya, manual ads selalu memberikan penghasilan yang lebih tinggi, mungkin sekitar 20-30%. CPC mungkin masih sama, tetapi ada peningkatan di CTR. Saya juga lebih suka tampilan website yang lebih rapi dan bersih, tanpa iklan yang terlihat menyerobot masuk. Dan ingat, manual ads hanya akan memberikan nilai tambah dan teroptimasi baik jika kita mau dan menganilsa data-data pendapatan masing-masing ad unit.

Di lain sisi, auto-ads juga terus diupdate untuk memberikan hasil yang lebih maksimal lagi, bukan hanya untuk nilai uangnya, tetapi juga untuk menyeimbangkan dengan kenyamanan pembaca. Jadi bukan tidak mungkin auto-ads juga bisa membuat penghasilan yang lebih baik.

Apakah kamu menggunakan auto ads, manual adsense, atau keduanya? Mana yang lebih baik menurut kamu?