Rekomendasi plugin back up Wordpress gratis terbaik
Rekomendasi plugin back up Wordpress gratis terbaik

Rekomendasi plugin back up WordPress gratis terbaik

Membuat sebuah website seperti sebuah perjalanan, memang mudah untuk melangkah, tetapi membutuhkan kerja keras dan kesabaran untuk sebuah perjalanan panjang.
Dalam perjalanan sebuah website, pasti akan ada masalah. Hacker, server crash, update plugin/theme yang membuat konflik, virus, dapat menghancurkan site WordPress kita dalam sekejap. Semua jerih payah kita bisa hilang hanya dalam hitungan detik. Beberapa plugin gratis yang cukup dengan 5 klik bisa menyelamatkan sebuah website dari kegagalan, bahkan beberapa plugin WordPress ketika kita tidur pun bisa melakukan back up.

Kenapa harus back up WordPress?

Pernah dan mungkin banyak kejadian serupa, seorang yang mempunyai website yang bagus, banyak visitor, hampir membuat post hasil karya sendiri setiap hari, tiba-tiba websitenya down. Ternyata ada masalah dengan servernya, dia membuka support tiket supaya websitenya bisa hidup lagi. Tidak ada respon yang jelas, bahkan dia sampai menghubungi lewat wall media sosial supaya websitenya bisa cepat up, karena dia tidak mau kehilangan visitornya yang sedang bagus. Setelah lama menunggu, pihak hosting mengatakan ternyata ada kesalahan/erorr pada server mereka yang membuat websitenya down, dan semua data hilang. Yang lebih parah lagi back up yang disimpan oleh hosting juga hilang. Dia hanya ditawarkan ganti rugi dalam bentuk voucher atas hal ini, hosting benar-benar tidak bisa merecover data dan backup data. Dia juga tidak punya back up, karena paketan hosting sudah termasuk backup yang dilakukan harian. Maki-makinya kepada hosting tidak mengembalikan datanya, tidak ada pilihan lain selain menerima kenyataan, dan memulai semua dari awal lagi. Dia juga menyesal, kenapa tidak mempunyai back up sendiri yang mungkin bisa meyelamatkannnya dari bencana seperti ini.
Masih banyak lagi cerita bagaimana sebuah kesalahan bisa membuat website yang sudah dibangun harus hancur seketika.

Bukan berati WordPress tidak aman, semua jenis CMS dan website bisa saja mengalami kegagalan yang serupa, bahkan lebih parah jika tidak memiliki plan back up.

Jika cerita di atas masih belum cukup untuk meyakinkan kenapa wesite harus di backup, beberapa penjelasan alasan utama bahwa back up itu WAJIB:

  1. Kegagalan server
    Seperti cerita di atas. Kemungkinan kegagalan server atau web hosting mungkin hanya 1% pada server yang hebat, tetapi bagaimana kalau itu terjadi pada kita? Seperti panel Plesk dan C-panel mempunyai fitur yang bisa membackup data kita dengan mudah. Saya termasuk orang yang tidak suka mempertaruhkan nasib di tangan orang. Lebih baik lagi, kalau saya memiliki back up sendiri, just in case.
  2. Penyusup
    Entah apa alasannya, minta tebusan, mencuri data, tes skill, tes tool, cemburu, iseng, penyusup bisa masuk ke dalam website kita. Mereka tidak pernah berhenti, selalu mencari celah baru, cara baru, tool baru, target baru dalam penyusupan mereka.
  3. Konflik plugin/theme
    Plugin dan theme dengan pengkodean yang tidak bagus bisa merusak ketika dipasang atau dipasangkan dengan plugin lain. Bahkan dengan menghapus plugin bisa jadi tidak menyelesaikan masalah. Tidak semua kita jago untuk mencari masalah dan menyelesaikan sendiri, cara termudah nya adalah restore ke sebelum plugin/theme dipasang atau diupdate.
  4. Migrasi
    Kalau mau pindah hosting atau downgrade/upgrade VPS, sebaiknya lakukan back up terlebih dahulu. TIdak semua tool dan plugin migrasi bekerja dengan lancar dan kompatibel. Setidaknya hosting atau VPS lama masih kita bisa gunakan untuk keadaaan darurat kalau proses migrasi tidak lancar.
  5. Staging/Clone
    Beberap plugin backup bisa juga menjadi tool untuk melakukan staging atau clone website. Staging berguna untuk menjaga performa dan tampilan website utama tetap normal, sambil kita mengedit cloningan di site staging.
    Cloning juga bisa dipakai untuk memindahkan file wordpress, atau seluruh wordpress ke domain yang baru.
  6. Nulled plugin/theme
    Memasang nulled theme dan plugin sama dengan mengundang virus dan scipt jahat masuk ke dalam wordpress kita. Ketika sudah di dalam, dia bisa langsung bereaksi, menunggu setelah beberapa lama, atau diam saja sambil mengirim file-file keluar. Walaupun dihapus, virus jahat ini bisa saja tetap di dalam. Jika sudah terlanjur, backupan lama bisa membantu menyehatkan wordpress kembali.
  7. Server snapshot
    Jika kita memakai VPS/ECS fitur snapshop atau backup isi server biasanya ditawarkan, bisa gratis bisa berbayar. Back up ini menyimpan semua data pada server termasuk Operating System (OS) nya juga. Bagaimana kalau yang rusak itu adalah OS nya? Kadang memperbaiki OS lebih sulit daripada buat VPS baru dan restore WordPress.

Failing to plan is planning to fail

cloud storage untuk backup WordPress
cloud storage untuk backup WordPress

Backup dan restore wordpress.

Ada banyak cara untuk melakukan backup dan restore wordpress. Kita bisa lakukan lewat C-Panel, Plesk, FTP, MySQL, WP-Cli, dan lainnya lagi.

Tidak semua kita memakai c-panel atau plesk, atau panel server management lainnya, terutama yang memakai VPS untuk menghosting wordpressnya. Beberapa cara lain membutuhkan skill dan pengetahuan yang lebih, yang tidak dikuasai oleh pengguna WordPress pemula.

Hosting juga menyediakan fitur server backup, tetapi biasanya berbayar untuk backup server komplit per bulan/waktu (seperti Vultr, DO, GCP) atau per kapasitas (seperti Alibaba Cloud).

Plugin-plugin yang saya pilih di bawah adalah plugin yang user friendly, tidak perlu membutuhkan pengetahuan khusus, asal mengerti logikanya maka bisa dilakukan dengan mudah. Tetapi juga tanpa mengurangi kefektifan proses dan tujuan back up dan restore.

Rekomendasi Plugin back up gratis terbaik.

Sesusah apa untuk membuat backup di wordpress? Jawabannya tidak susah sama sekali, plugin-plugin GRATIS di bawah akan melakukannya untuk kita. Dengan beberapa kllik, kita sudah bisa menyimpan file backup an di tempat yang aman.

1. UpdraftPlus

Updraft sudah diinstal lebih oleh 2 juta orang, dan mempunyai rating bintang lima, tidak banyak plugin yang bisa mencapai angka seperti ini. Dari hasil percobaan dan penglaman menggunakan updraft, saya pun setuju kalau Updraft adalah plugin back up WordPress terbaik sampai saat ini.

Fitur pada plugin gratis Updraft Backup Restore
Fitur pada plugin gratis Updraft Backup Restore

Berikut kelebihan utama plugin UpdraftPlus gratis dibandingkan ke plugin lain:

  • Jumlah atau kapasitas file tidak terbatas
    Updraft bisa memback up website WordPress tanpa batas ukuran, batasannya hanyalah kekuatan server untuk mengerjakan proses ketika membuat snapshop WordPress.
  • Restore
    Aneh memang kalau plugin bisa bisa backup tapi tidak bisa restore. Namanya juga plugin gratis, beberapa plugin harus dibeli agar bisa merestore file back up, atau membatasi ukuran file yang bisa direstore. Jadi tidak terpakai pada website yang berukuran besar.
    UpdraftPlus sama seperti backup nya, restorenya pun tidak ada batasan besar file, termasuk pada versi gratisnya.
  • Cloud storage backup
    Filenya tidak hanya bisa disimpan di pada server atau di folder WordPress, bisa juga didownload untuk disimpan di lokal komputer, dan juga bisa langsung di backup ke cloud storage pilihan kita. Pilihannya adalah Dropbox, Google Drive, atau Rackspace. Jadi bisa menghemat space di server kita, dan juga HDD lokal kita.
  • Pemisahan file backup
    Selain itu, pada plugin gratis backup UpdraftPlus kita juga bisa mendapatkan backup yang terpisah untuk databse, plugins, themes, dan upload. Hal ini penting untuk mengantisipasi jika ada salah satu komponen itu yang bermasalah, maka kita bisa me restore komponen lainnya saja. Atau pada saat mau mengganti theme, kita bisa merestore WordPress tanpa memakai theme lama.
  • Schedule backup otomatis
    Fitur lain yang paling berguna pada UpdraftPlus ini adalah schedule backup, jadi kita bisa menyuruh Updraft plus untuk melakukan backup otomatis dalam periode yang kita mau, seperti per 2 jam, harian, mingguan, atau bulanan. Sehingga kita tidak perlu masuk ke WordPress dan melakukan backup secara manual lagi.

Yang tidak didapat pada plugin gratis UpdraftPlus:

  • Incremental Backups
  • Database encryption
  • Free 1Gb for UpdraftVault
  • Restore backups from other plugins
  • WebDAV, Microsoft OneDrive, Google Cloud, Microsoft Azure, SFTP/SCP, encrypted FTP, BackBlaze
  • No advertising links on UpdraftPlus settings page
  • Backup extra files and databases
  • Fix backup time
  • Migrate / clone (i.e. copy) websites
  • Network/Multisite support
  • Advanced reporting features
  • Automatic backup when updating WP/plugins/themes
  • Lock settings access
  • Download individual files from backup in WordPress
  • Send backups to multiple remote destinations
  • Personal support
  • Run from WP-CLI
  • Restore a backup from other plugins

Untuk versi UpdraftPlus premium, harganya mulai dari US$70.

2. All-in-One WP Migration

Salah satu plugin favorit, sebelum pindah ke Updraft karena ada batasan limit file yang bisa direstore. Plugin ini sangat simple dan sangat mudah untuk diginakan. Pilihan menunya hanya ada 3, export, import dan backup.
Export untuk mengeksport semua file wordpress kita hanya dengan sekali klik. Untuk versi gratis All-in-One WP Migration hanya bisa mengekspor ke bentuk file, yang selanjutnya perlu kita download ke penyimpanan lokal kita. Penyimpanan ke cloud storage pilihannya sangat banyak (Dropbox, Amazon S3, Google Drive, Onedrive, dll), tetapi hanya untuk versi berbayar.

  • Import
    Pilihan import untuk merestore WordPress dari backup yang pernah kita buat atau kita simpan. Untuk versi gratis hanya terbatas untuk merestore file maksimum 128MB. Untuk file yang lebih besar dari itu, harus beli add-on unlimited.
  • Backup
    Backup ini untuk membuat file backup an yang disimpan pada folder WordPress kita, bisa kita download juga kalau mau. Ini untuk mempermudah saja, kalau mau merestore tanpa harus upload file. Tetapi sebaiknya selalu siapkan backup file di lokal komputer.
Import backup di All-in-One WP Migration
Import backup di All-in-One WP Migration

Plugin gratis All-in-One WP Migration mempunyai fitur tambahan yaitu “Find Replace with in the database” pada menu export, gunanya untuk mencari dan mengganti text pada database. Berguna pada saat kita mau memindahkan wordpress dari satu domain ke domain lainnya, contohnya wordpress dari domain satu.com mau dipindahkan ke domain dua.com. Kita tinggal mengatur find satu, replace with dua ketika melakukan export, dan nanti di domain dua.com, kita import file backupan itu, dan semua file akan menggunakan kata dan ekstensi dua.com.

Plugin ini kerjanya sangat baik, saya belum pernah mengalami kegagalan pada saat restore dan pada saat berpindah domain, begitu juga untuk cloning wordpress. Tetapi memang terbatas untuk website WordPress kecil saja.

Yang tidak didapat pada plugin gratis All-in-One WP Migration:

  • Dropbox Extension
  • Unlimited Extension
  • Google Drive Extension
  • Amazon S3 Extension
  • WordPress Hosting
  • OneDrive Extension
  • URL Extension
  • Amazon Glacier Extension
  • Multisite Extension
  • Box Extension
  • FTP Extension
  • Mega Extension
  • DigitalOcean Spaces Extension
  • Backblaze B2 Extension
  • Google Cloud Storage Extension
  • Microsoft Azure Storage Extension
  • pCloud Extension
  • WebDAV Extension
  • S3 Client Extension
  • Direct Extension

Untuk fitur Premium All-in-One WP Migration, kita harus membeli add-on secara terpisah, jadi setiap fitur premium mempunyai add-on sendiri-sendiri, yang harganya mulai dari US$70an.

3. Migrate & Backup WordPress – WPvivid Backup Plugin

Ini adalah plugin baru untuk backup WordPress dari WPvivid . Pada saat artikel ini ditulis, Active installations: 20,000+ , dengan 99 review memberikan bintang 5. Plugin ini sepertinya bagus, dan mudah-mudahan bagus. Karena dia memiliki fitur yang mirip dengan UpdraftPlus gratis dengan sedikit kelebihan.

Pada versi gratisnya, Migrate & Backup WordPress – WPvivid Backup Plugin bisa melakukan: back up file terpisah (walalupun hanya terbagi atas databse dan wordpress files), schedule backup otomatis untuk periode waktu yang kita mau), cloud/remote storage (gdrive, dkk + ftp dan sftp), dan tanpa batasan ukuran file WordPress.

Ditambah fitur yang yang sangat berguna lainnya, yaitu auto migration. Auto migration bukan hanya untuk ketika pindah hosting atau berpindah domain, tetapi juga bisa dipakai sebagai alat bantu untuk membuat staging website. Proses pemindahan wordpress antar domian atau hosting menggunakan key, atau kode url yang sangat panjang, untuk menghindari kesalahan transfer dan mengurangi kemungkinan disalah gunakan orang lain. Mirip dengan auto migrate WordPress di hosting Siteground. Saya tidak menemukan tool untuk mengganti “find and replace” untuk mengubah nama domain, tetapi sepertinya sudah dikerjakan otomatis lewat key, ketika kita mengimport file WordPress di domain baru.

migrasi wordpress dengan key
migrasi wordpress dengan key

Tidak hanya disitu, jika UpdraftPlus mempunyai UpdraftCentral Dashboard untuk sebagai master mengontrol backup pada wordpress-wordpress kita lainnya, maka WPvivid Backup Plugin bisa menjadi master dengan memakai plastform Main WP. Dengan tambahan add on WPVivid Backup for MainWP, maka dari MainWP, kita bisa mengontrol dan mengatur setting backup/restore dari banyak website WordPress. Slaah satu kekurangan dibandingkan UpdraftPlus adalah fitur increment backup hanya terdapat pada versi pro.

Plugin backup gratis ini sangat menarik dengan fitur yang lebih banyak daripada plugin backup gratis lain pada umumnya. Saya merasa perlu melihat dan mencoba lebih banyak lagi untuk melihat kualitas dari plugin ini, terutama karena plugin ini masih baru. Backup adalah masalah yang sangat kritikal, jangan sampai masih ada bug atau inkompabiliti dengan plugin atau theme yang saya pakai yang lain yang bisa membuat kegagalan. Tetapi secara fitur dan percobaan singkat, plugin ini termasuk yang paling lengkap dari versi gratisan lainnya.

Yang tidak didapat dari plugin gratis WPvivid BackUp Plugin:

  • Customize everything to backup
  • Create a staging or dev environment
  • Rollback WordPress core, themes, and plugins
  • WordPress Multisite backup
  • Advanced backup schedules
  • Restore from remote storage
  • Migrate everything via remote storage

Versi Pro atau Premium dari WPvivid BackUp Plugin, haragnya mulai dari US$49.

4. WordPress Backup and Migrate Plugin – Backup Guard

Plugin ini memang tampilannya tidak sebagus tiga plugin di atas, tetapi kerjanya cukup efektif untuk membuat backup dan me restore WordPress. Walaupun menunya cukup banyak, tetapi navigasi untuk fungsi utamanya cukup sederhana dan mudah. Pada menu backup, kita tinggal klik back up, dan bisa memilih pilihan full back up atau custom backup, dengan cukup mencentang file-file yang mau kita back up, sangat sederhana tetapi efisien.

Kita juga bisa memilih back up to cloud, kalau mau menyimpan file langsung ke cloud, tetapi pilihannya sementara hanya tersedia untuk dropbox, tidak ada pilihan lainnya lagi. Untuk restore wordpress, kita cukup klik saja dari file list file backupan yang ada. Kalau untuk yang menginstall ulang WordPress atau pindah hosting, kita perlu menginstall lagi plugin ini di WordPress yang baru, lalu import file backup dari lokal komputer. Kalau filenya selama ini ada di dropbox, maka kita perlu download terlebih dahulu.

Custom backup pada plugin backup guard
Custom backup pada plugin backup guard

Backup otomatis juga tersedia, dengan pilihan periode jam, harian, mingguan, atau bulanan. Bisa kita atur untuk penyimpnanan di folder WordPress atau ke cloud. Untuk yang tidak mau terlalu banyak pengaturan dan tidak perlu fitur-fitur unik lainnya, plugin ini sudah cukup untuk melakukan backup dan restore pada WordPress dengan cepat dan simpel.

Yang tidak didapat pada plugin gratis Backup Guard:

  • Migrate site – migrate site from one domain to another
  • Fully automatic migration – no any find & replace rules are required for migration
  • Multiple scheduled backups – schedule your database and files to backup with different frequencies
  • Mail notifications – get email when backup or restore gets finished
  • Import from Dropbox, G Drive, Amazon S3, OneDrive & SFTP/FTP
  • Alert before updating – get an alert to backup the website before updating
  • Customize backup naming – specify your custom backup prefix
  • Backups retention – specify the number of backups you want to keep on your server
  • Backups cloud path – specify a custom cloud path where your site backups should be uploaded
  • Background backup mode – backup site in low priority mode
  • Emergency support – up to 24 hours

Untuk versi premium plugin BackUp Guard, ada pilihan Silver, Gold, dan Platinum, yang harganya mulai dari US$25.


Masih banyak plugin bagus lainnya, tetapi kebanyakan pada versi gratis pilihannya terbatas atau terlalu kompleks pengaturannya. Seperti BackWPup – WordPress Backup Plugin yang memiliki banyak fitur bagus, tetapi untuk restorenya harus lewat MYSQL database, yang tidak semua orang bisa mudah untuk melakukannya. Atau beberapa plugin juga hanya menyediakan tempat penyimpanan pada sever mereka, yang kurang cocok bagi saya.

Untuk pilihan plugin backup/restore WordPress gratis terbaik saya masih menyarankan UpdraftPlus karena memiliki fitur yang baik dan kinerja yang fleksibel dan efisien. Plugin gratis WPvivid juga cukup menjanjikan dengan fitur yang lebih kompleks.