Cara membuat daftar isi otomatis dan manual di Wordpress
Cara membuat daftar isi otomatis dan manual di Wordpress

Pentingnya & Cara membuat daftar isi otomatis dan manual di WordPress

Daftar isi atau table of content pada sebuah tulisan atau artikel bisa menjadi faktor penting yang membuat orang lebih mudah memahami, membantu menjelaskan kerangka dari artikel tersebut.

Kegunaan Daftar Isi & SEO

Daftar isi pada sebuah artikel akan menjadi struktur kerangka pemikiran, yang ditujukan untuk visitor dan Google (search engine). Beberapa manfaat utama daftar isi pada artikel/blog:

  1. Membantu pengunjung bisa mencari informasi lebih cepat. Tidak semua orang mau membaca dan mencari jawaban atau informasi dari sebuah artikel dari atas sampai bawah.
    Daftar isi dengan link akan membantu pengunjung untuk langsung mendapatkan informasi yang dicarinya. Jika artikel itu bagus, dia pasti akan tertarik untuk membaca lebih lama.
  2. Jika kita menulis artikel panjang tanpa judul dan subjudul, hanya terdiri dari paragraf-paragraf panjang, artikel itu mungkin akan terlihat membingungkan dan membosankan.
  3. Kualitas artikel akan sedikit terbantu dengan memberikan daftar isi. Google akan lebih memahami kata kunci dan topik dari artikel kita.

Struktur link dari daftar isi juga bisa dijadikan “snippet” jump to link oleh Google pada SERP (Search Engine Result Page). Contohnya seperti ini:

Rich snippet daftar isi (jump to) pada SERP
Rich snippet daftar isi (jump to) pada SERP

Artikel kita akan terlihat sedikit “berbeda” dan yang mencari bisa mengklik link tambahan untuk langsung masuk ke topik spesifik yang dia mau. Akan ada link di bawah judul artikel pada hasil pencarian (jump to). Snippet daftar isi ini seperti hadiah dari Google, tidak otomatis muncul, kadang perlu waktu, tapi setidaknya dengan membuat daftar isi pada artikel kita, kita sudah membuka peluang untuk ditampilkan tambahan link daftar isi pada SERP.

Apakah semua artikel harus dipasangkan daftar isi? Jawabannya tidak. Jika artikel berisi kurang dari 500 kata, tidak perlu daftar isi, karena harusnya tidak ada pembahasan yang cukup spesifik dan panjang untuk paragraf-paragraf yang ada, seperti artikel berita atau informasi singkat.

Apa itu H1,H2,H3

Membuat daftar isi caranya sangat sangat mudah dan cepat pada wordpress. Tetapi tetapi tidak semua orang bisa membuat daftar isi yang baik dan benar. Mungkin kamu pernah mendengar istilah H1, H2, H3, dst atau heading dan subheading yang sering dikaitkan dengan SEO. Daftar isi akan membuat summary/ringkasan atas bagaimana kita mengatur heading di tulisan yang kita buat, yaitu dengan mengatur H1, H2, dan seterusnya yang merupakan struktur kerangka tulisan yang kita buat.

  • H1: atau HTML heading tag nya <h1> menyatakan heading tag atau judul. Pada umumnya untuk artikel kita hanya akan memakai satu buah H1 atau heading. Kebanyakan CMS dan termasuk WordPress sudah mengenali dan menambahkan tag H1 secara otomatis untuk judul yang kita buat di atas. Tetapi beberapa theme bisa saja mengubah settingan ini.
  • H2: atau HTML heading tag nya <h2> atau sub-heading adalah sub judul atau topik dari pembahasan artikel yang kita buat. Untuk menjelaskan pembagian pembahasan dari judul utama (H1)
  • H3: atau HTML heading tag nya <h3> atau sub-sub heading, jika kita akan membagi lagi topik dari H2 (sub heading) menjadi topik-topik yang lebih spesifik lagi.

Untuk sebuah artikel wordpress H1, H2, dan H3 sudah cukup, jarang sekali kita harus membuat H4, H5 dan seterusnya kecuali untuk artikel yang panjang sekali.

Tips untuk membuat H1,H2,H3 yang bagus:

  • Jangan membuat heading tag yang tidak berurut, misalkan dari H2 langsung ke H4 tanpa ada H3.
  • Masukkan keyword atau kata kunci ke H2 secara natural, jangan terlalu dipaksakan.
  • Jangan memasukkan kata kunci di semua heading/subheading, akan terlihat terlalu spam. Jika memungkinkan, bagi heading secara merata. Plugin SEO Yoast biasnya memberi peringatan jika terlalu banyak keyword di heading.
  • Jika ada paragraph yang terdiri dari lebih dari 500 kata sebaiknya dibagi menjadi subheading jika memang topik/pembahasannya berbeda.

Cara membuat daftar isi otomatis


Memakai plugin WordPress adalah cara yang paling mudah, gratis, dan otomatis untuk membuat daftar isi pada halaman artikel kita. Daftar isi yang kamu lihat di halaman ini dibuat dengan plugin LuckyWP Table of Contents. Plugin ini memiliki rating bintang 5, dan ada 40 ribu lebih instalasi.

Time needed: 3 minutes.

Cara membuat daftar isi otomatis memakai plugin LuckyWP Table of Contents:

  1. Menginstall plugin

    Kita bisa mencari dari wordpress repository: Plugins >> Add new >> cari LuckyWP Table of Contents, Lalu install now dan klik activate.Menginstall plugin daftar isi

  2. Pengaturan daftar isi

    Masuk dari settings >> Table of Contents, disini kita akan mengatur tampilan dari daftar isi kita.
    Ada dua pilihan awal, yaitu auto insert atau tabel akan muncul otomatis pada setiap postingan, atau kita masukkan manual. Jika kita mau tabel otomatis muncul di setiap post yang ada, masuk ke tab Auto Insert dan aktifkan pilihan enable, lalu save. Kalau pilihan ini dimatikan, kita bisa menambahkan daftar isi dengan cara yang mudah juga.
    Beberapa pengaturan yang penting:
    – Minimal Count of Headings: Berapa banyak minimal heading agar daftar isi otomatis muncul (hanya berlaku jika auto insert diaktifkan).
    – Depth: menentukan seberapa jauh sub heading akan dibuat, mis pilihan 6 akan mengaktifkan sampai H6.
    – Scroll Offset Top: seberapa jauh posisi tabel dari bagian atas, biasanya berguna jika kita memiliki menu atau komponen lain yang sticky di bagian atas artikel kita, jadi posisi tabel akan lebih rendah.
    Ada banyak pengaturan untuk label, warna dan tampilannya.
    Pengaturan disini adalah untuk pengaturan default, jika kita mau mengubahnya lagi nanti masih bisa dilakukan di dalam post/page yang kita kerjakan.Pengaturan-setting untuk daftar isi

  3. Menambahkan daftar isi pada artikel

    Dari dalam ruang kerja post, akan ada tambahan tombol untuk memasukkan daftar isi. Misalkan ini contoh ketika membuat artikel baru pada Gutenberg editor. Klik tanda + dan cari table of content, maka blok daftar isi sudah muncul. Kita bisa klik logo pensil untuk melakukan pengaturan tambahan.
    Settingan yang ada akan mengikuti pengaturan default yang sudah kita atur di atas, kadang mungkin ada beberapa penyesuain tambahan yang perlu dilakukan, bisa diatur lagi disini. Posisinya bisa kita atur sendiri, daftar isi bisa kita atur juga untuk otomatis terbuka atau tertutup, follow dan no follow,dan sebagainya.menambahkan daftar isi pada post

  4. Membuat heading

    Untuk membuat heading, klik + dan pilih heading, atau dari tulisan biasa, bisa kita pilih/sort dan mengkonversinya menjadi heading, dengan pilihan H1-H6. Kita bisa menulis artikel terlebih dahulu, atau menulis belakangan, plugin ini akan otomatis menangkap semua heading yang kita buat dan membuat tabel pada blok daftar isi.
    Daftar isi akan terlihat setelah kita mengklik preview, kalau kita belum membuat heading, maka daftar isi akan kosong saja. Mengatur heading untuk sub judul artikel

  5. Periksa daftar isi

    Periksa daftar isi yang dibuat, pastikan tidak ada heading yang melompat, semuanya harus berurutan. Dan coba klik di daftar isi, pastikan linknya mengarahkan ke judul yang kita pilih, dan semua judul sudah masuk ke dalam daftar isi.Hasil akhir daftar isi di artikel

Alternatif plugin untuk daftar isi

Alternative plugin lain untuk daftar isi yang juga bagus dan banyak dipakai adalah Table of Contents Plus dan Easy Table of Contents. Semua plugin ini gratis tanpa ada versi berbayarnya. Kamu bisa coba juga untuk melihat tampilannya masing-masing, dan mungkin jika ada plugin yang konflik dengan WordPress kamu, bisa memakai alternative plugin di atas.

Beberapa theme juga mungkin sudah memiliki plugin table of content bawaan yang biasanya tampilannya lebih menarik dan selaras dengan thema. Atau ada juga plugin tambahan untuk Gutenberg juga kadang ada yang sudah bisa sekaligus membuat daftar isi, seperti : Gutenberg Blocks – Ultimate Addons for Gutenberg yang memiliki fungsi dan fitur lebih banyak lagi, tetapi mungkin tidak semua fungsinya kita perlukan.

Membuat daftar isi tanpa plugin di wordpress


Jika kamu lebih memilih tidak memakai plugin tambahan, dan ingin membuat daftar isi secara manual, sebenarnya caranya cukup mudah, tetapi lebih memakan waktu dan kemungkinan terjadi kesalahan lebih besar.

Cara untuk membuat daftar isi tanpa plugin:

  1. Buat html anchor pada judul-judul yang ada di artikel kita. Pada Gutenberg editor, pilih blok, convert ke heading, lalu atur nama link untuk judul tersebut lewat HTML Anchor di sebelah kanan.
    Untuk yang memakai classic editor, untuk menambahkan link pada judul, masuk ke code editor, lalu tambahkan id link untuk judul yang ada
Cara menambahkan HTML anchor pada wordpress
Cara menambahkan HTML anchor pada wordpress
<h2 id="myHeader">My Header</h2>

Ganti header id dan judul sesuai judul yang kita buat, dan tambahkan juga untuk semua judul yang ada, dan perhatikan agar h2 atau h3, dst sesuai dengan struktur yang kana kita buat.

  1. Membuat link daftar isi:
    Sebaiknya kita buat dulu list berupa text atau daftar (bullet list) untuk judul-judul yang ada pada artikel kita.
    Lalu tambahkan link, mirip seperti membuat link biasa, tetapi dengan alamat link #id. Jadi dari id-id (HTML anchor) yang telah kita buat sebelumnya, akan menjadi target dari daftar atau resume yang kita buat.
    Tampilannya mungkin biasa saja, tapi bisa dibuat lebih menarik dengan tambahan CSS.

Walaupun terlihat sederhana, tetapi daftar isi bisa membuat artikel kita lebih berkualitas tidak hanya untuk pengguna tetapi untuk crawl engine, selama kita memahami struktur dari tulisan yang kita buat.